Mardewrezt's Blog

October 19, 2009

SPP ( Sungguh Pengalaman Pahit )

Filed under: About Me, My Experiences — mardewrezt @ 11:20 pm

Pasti kalian semua sering mendengar pepatah “ Pengalaman adalah guru yang paling berharga .” Dan pengalaman juga telah mengajariku banyak hal. Aku punya pengalaman yang unik nan konyol . Ketika aku duduk di bangku kelas 1 SD, aku sangat gugup saat menghadapi ulangan Bahasa Jawa pertama kalinya di hidupku. Aku sangat tidak siap menghadapi ulangan itu. Bahkan aku sendiri malu pada diriku sendiri karena sebagai orang Jawa asli aku justru takut menghadapi ulangan itu.

Pertanyaan nomor 3 dari ulangan itu berbunyi seperti ini : “ Becik ketitik ala ………”. Siswa diharuskan mengisi titik-titik setelah kata “ ala….”. Karena waktu itu murid-murid belum diajari tentang “ Paribasan”, banyak murid yang kesukaran menjawab soal nomor 3. Aku tak ragu-ragu menanyakan jawabannya pada temanku sebangku. “ Hei, jawaban nomor 3 apa?,”tanyaku padanya. “ Jawabane Becik Ketitik ala Rupaku,” jawabnya. Lantas, dengan semangat ’45 dan penuh percaya diri, kutulis jawabannya di lembar jawab. BECIK KETITIK ALA RUPAKU. Tulisan itu terlihat jelas di lembar jawabku yang suci dan tak bernoda itu……

Dan ketika jawaban diteliti bersama-sama sekelas, aku dipanggil ibu guruku untuk menjawab soal nomor 3. “ Dea, opo jawabane nomor telu ? ,” tanya bu guru padaku. “ Jawabanipun inggih menika BECIK KETITIK ALA RUPAKU,” jawabku. Ibu guru lantas tertawa mendengar jawabanku. Sedangkan murid-murid sekelas hanya bisa duduk terdiam nan hening seraya melihat bu guru tertawa. Murid-murid tidak paham maksud beliau menertawai jawabanku. Bu guru pun segera menyalahkan jawabanku dan berkata bahwa jawabannya yang benar adalah: BECIK KETITIK ALA KETARA. Namun, bu guru tidak menjelaskan mengapa beliau tertawa mendengar jawabanku.

Ketika aku sampai di rumah dan aku ceritakan peristiwa tersebut pada keluargaku, mereka pun juga tertawa. Kini aku paham dan mengerti arti jawabanku sendiri. Yah, pengalaman telah mengajari banyak hal. Kini aku akan berusaha mempelajari banyak hal yang belum atau tidak diajari di bangku sekolah. Agar aku tidak menjadi anak yang plonga-plongo kayak kebo.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: