Mardewrezt's Blog

October 19, 2009

Terima Kasih Kepadamu

Filed under: SMA 1 Yk, SOSOK — mardewrezt @ 11:23 pm

“ Trima kasihku ku ucapkan, pada guruku yang tulus. Ilmu yang berguna slalu dilimpahkan,untuk bekalku nanti….”

Cuplikan lagu berjudul Trimakasihku di atas tentu sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Lagu tersebut lazimnya dipersembahkan untuk para guru yang telah banyak mengabdi bagi murid didiknya. Dan saat ini, lagu tersebut layak dipersembahkan untuk salah satu guru SMA N 1 YK yang akan segera meningggalkan bumi Teladan karena pindah tugas di SMA N 6 Yogyakarta, yaitu Bu Ririn Wahyu Priyanti, pengampu pelajaran Sosiologi.

Dua tahun lebih sudah beliau mengabdi di SMA 1 YK. Guru yang akrab disapa Bu Ririn ini kerap membuka pelajaran dengan melontarkan sebuah pertanyaan untuk murid-murid di kelas. Pertanyaan tersebut sangat singkat namun mampu memotivasi kami murid-muridnya. “ Anak-anak, apakah kalian pintar ? “, tanyanya pada murid-murid sekelas. Lantas murid-murid sekelas pun menjawab ,” kami pintar bu.” ….hehehhe…Bu Ririn pun bertanya untuk kedua kalinya. “ Seberapa pintarkah kalian ?”. “ Sangat pintar,” jawab murid-murid. “ Apakah cita-cita kalian setelah lulus SMA ? “tanyanya beliau untuk yang terakhir. “ Kami akan belajar di perguruan tinggi terbaik bu, “ jawab murid-murid sekelas kompak. Tanya jawab nan akrab antara guru dan murid tersebutlah yang selalu terngiang di benakku. Beliau juga senantiasa membimbing serta mendidik murid-murid dengan sabar dan lembut.

Terima kasih atas jasa-jasamu Bu Ririn. Jasa-jasamu akan slalu terkenang bagi anak-anak SMA 1 YK.

Sambil Menyelam Minum Air,Sambil Menggambar Bermain Laptop

Filed under: SIGMA Teladan, SOSOK — mardewrezt @ 11:22 pm

Hobinya adalah menggambar. Setiap gambar yang ia goreskan di atas kertas seperti nampak hidup. Kesan serius yang kita lihat ketika melihatnya menggambar. Kalau sudah diserahi kertas dan pensil untuk menggambar ia pasti tidak akan memperhatikan sekelilingnya lagi. Bahkan jika ada artis lewat pun ia tetap akan menggambar. Kepiawaiannya dalam menggoreskan gambar telah mengantarkannya menjadi staf DnA Ilustrator di SIGMA29. Namun, kepandaiannya menggambar tak hanya ia gunakan untuk kepentingannya sendiri. Ia selalu dengan senang hati jika ada orang yang memintanya untuk menggambar. Bahkan,jika ada yang memintanya menggambar, ia langsung membuat gambar itu saat itu juga.Gambarnya pun bukan sekedar gambar biasa. Gambarnya patut diacungi jempol.

Dan jangan beranggapan jika yang ada di volume otaknya hanyalah gambar-gambar yang akan diekspresikannya. Ia juga gemar mengutak-atik laptop. Laptop kesayangannya selalu ia bawa kemana pun ia pergi. Ia tak sungkan meminjamkan laptopnya itu pada siapapun yang membutuhkannya.
Sebenarnya siapakah sosok manusia baik hati itu ? Ia adalah seorang mahasiswa yang bernama Fajar Agus Setiawan. Mas Fajar adalah alumni SMA N 1 Yogyakarta yang menekuni organisasi SIGMA sebagai DnA Ilustrator semasa SMA. Perawakannya yang kurus, berkacamata dan sering memakai jaket hitam , membuatnya mudah dicari. Perilakunya yang baik hati, lembut, lugu dan sopan membuatnya menjadi idola di kalangan anak-anak SIGMA. Anak-anak SIGMA mengagumi kebaikan hatinya dan ketulusannya.

Mas Fajar, meskipun kamu sudah meninggalkan SIGMA, namun jasa-jasamu senantiasa dikenang di SIGMA.

Tak Gendong Sampai ke Surga

Filed under: SOSOK — mardewrezt @ 11:17 pm

“ Tak gendong kemana-mana…..tak gendong kemana-mana…..Daripada naik pesawat kedinginan mending tak gendong to,,,enak to,,,mantep to,,,,”

Cuplikan lagu berjudul “ Tak Gendong “ yang dilantunkan oleh Mbah Surip tersebut sangat ringan, unik dan mudah diingat walaupun kita hanya satu dua kali mendengarkannya. Tembang-tembangnya yang lainnya seperti Bangun Tidur dan I Love You Full juga ringan dinyanyikan, liriknya gampang dan cocok dinyanyikan oleh semua kalangan dari anak-anak hingga usia remaja.

Penampilannya beda daripada yang lain yaitu dengan rambut pasta ala penyanyi reggae Bob Marley dari Jamaica dan tawanya yang khas dan lepas. Mungkin hal-hal tersebut yang membuatnya sangat digemari dan dielu-elukan banyak orang dan hitsnya selalu menduduki rangking atas chart music Indonesia.

Namun, hari Selasa tanggal 4 Agustus 2009 silam, penyanyi dengan nama asli Urip Achmad Rijanto tersebut harus dipanggil oleh Yang Maha Kuasa. Kematiannya mampu mengalihkan dunia banyak orang dan menarik perhatian berbagai media massa.

Ketika berita tentang kematian Mbah Surip telah tertuang ke media massa, aku dan teman-teman XII IPS SMA 1 YK yang pada hari Selasa siang itu sedang menikmati pelajaran Matematika Bu Karsini, lantas langsung histeris ketika mengetahui berita perihal kematian Mbah Surip saat temanku membaca berita kematiannya di Facebook. Salah satu dari temanku sekelas kemudian meminta ijin menyalakan televisi di ruang kelas 308 itu pada Bu Karsini untuk menyaksikan pemberitaan kematian Mbah Surip ( padahal waktu itu sedang gencar-gencarnya Bu Karsini menjelaskan materi tentang Integral yang membuat perutku jadi mual-mual karena aku ga dong….!!!).

Akhirnya, sekitar lima menit sebelum jam pelajaran Matematika usai, Bu Karsini mengijinkan untuk menyalakan televisi dan kami pun dengan seksama memperhatikan berita kematiannya penyanyi unik nan nyentrik tersebut.

Contoh pengalamanku di atas membuktikan bahwa kematian Mbah Surip mampu mengalihkan dunia banyak orang dan menyita perhatian seluruh penggemarnya. Blantika musik Indonesia sungguh kehilangan musisi handal itu.

Ketika aku membuka situs www.liputan6.com , disitu dikatakan bahwa berita kematian Mbah Surip mampu menggeser berita tentang sidang gugatan Pemilu Presiden yang berlangsung di Mahkamah Konstitusi yang sebenarnya dijadikan Headline News Liputan 6 SCTV. Gedung MK, tempat sidang dilangsungkan, tak lagi menempati prioritas. Reporter pun mulai membuat tema liputan baru.
Tak hanya itu saja, namun kematian beliau juga telah membawa keuntungan bagi toko-toko kaset dan CD. Toko-toko kaset langsung dibanjiri oleh penggemar Mbah Surip yang termotivasi untuk mengoleksi album-albumnya.

Kematian Mbah Surip memang menyisakan kepedihan bagi dunia permusikan tanah air dan para penggemarnya. Namun karya-karyanya akan selalu dikenang oleh masyarakat Indonesia dan namanya akan selalu terukir indah di jajaran penyanyi legendaris Indonesia.

Mungkin lirik dari dua lagu Mbah Surip yang sedikit aku plesetkan di bawah ini cocok dilantunkan untuk mengantarkan kepergian Mbah Surip ke alam baka:

1. Tak Gendong

Tak gendong sampai ke surga ….tak gendong sampai ke surga…..enak to…mantep to tak gendong sampai ke surga

2. Bangun Tidur
Bagun tidur….tidur lagi…bangun tidur …..tidur lagi…bangunnnnnnnnnnnnnn……

..tidur lagi…..( tidurlah dengan tenang Mbah Surip )

Theme: Banana Smoothie. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.