Mardewrezt's Blog

December 16, 2009

Sekilas Profil XII IPS SMA 1 YK

Filed under: XII IPS LCS SMA 1 Yk — mardewrezt @ 3:56 am

Banyak orang yang mengatakan bahwa masa SMA adalah masa yang indah nan menyenangkan. Aku pun menyetujui pernyataan tersebut, akan kuacungkan jempolku untuk mengungkapkan persetujuanku,atau jika aku sedang online facebook, aku akan mengklik item “ like this “ .
Dunia putih abu-abu memang masa yang indah saat kita mengenyamnya. Masa dimana kita berusaha menemukan jati diri ini kerap diwarnai dengan canda tawa dan suka cita.
Beruntung sekali di masa SMA ini, aku bisa bergabung menjadi bagian dari Laicosevoli ( keluarga IPS SMA 1 Yogyakarta angkatan 2010 ). Laicosevoli atau yang biasa disingkat LCS merupakan sekumpulan dari 25 murid yang berkecimpung di dunia sosial. Kelas XII IPS ini dibimbing oleh Pak Didik sejak kelas XI yang lalu dan dikoordinir oleh sosok Ketua Kelas yang sangat ulet, bijaksana dan pintar ( sebut saja namanya Rahmatdi ).
Tak hanya ilmu yang dipupuk oleh anak-anak Laicosevoli, namun kami juga memupuk rasa kebersamaan dan kekompakan dengan sesama teman di IPS. Itulah mengapa seiring berjalannya waktu murid IPS bisa menjadi semakin kompak dan erat. Bahkan kekompakan kami pun tak hanya terlihat waktu jam akademis saja, namun juga di luar jam akademis. Kami sering menghabiskan waktu bersama untuk nonton film di bioskop atau di Movie Box, belanja bersama, renang ( yang cewek ) dan tentunya yang paling ditunggu-tunggu adalah TRAKTIRAN MAKANAN. Sudah jadi tradisi di kelas IPS, tiap kali ada yang merayakan ulang tahun atau baru saja menang lomba selalu mengucapkan syukurnya dengan mentraktir makan teman-teman sekelas. Apalagi kalau sedang panen ulang tahun dan panen menang lomba, wuih, itu merupakan berkah bagi kami. Selain bisa makan gratis, makan bersama bisa menambah nikmat rasa makanannya karena adanya canda tawa dengan teman-teman.
Cerita di atas adalah secuil cerita dari sekian banyak kisah-kisah menyenangkan di IPS. Dan tentunya kisah-kisah menyenangkan itu dialami oleh semua anggota Laicosevoli. Siapa sajakah ke-25 murid XII IPS tersebut ? Yap, di bawah ini adalah deretan nama-nama anggota Laicosevoli:
1. Dewi : BB, keibuan,sayang Mas Miko, suka Aura Kasih
2. Puput : nggali tenan,rewo koyo telo godhog,ho o to ?, tubuhnya sangat tegap
3. Selfi : Simbok, XL ( extra lebay ), cinta Pacitan, “ animo “, “ fengkyu “
4. Rahmatdi : Rahmatdi geol, Master Ekonomi, sederhana, Teladannya Teladan Loh
5. Umar : umar kaya, kalau ngerjain soal Agama keluarnya paling cepet
6. Lupita : Uti Upik,,suka nabok2 kalo pas crita,so sweet.., suka Suju n Seon Duk
7. Lintang : Lilintuing, suara nyempreng tapi lucu,
8. Surya : Surjam,Bung Karno, Herodotus
9. Bella : bella bule,bule holic, Mara, William, Jon Sanchez,dll
10. Abbi : Abbi gokil,pinter acting
11. Adet Agoonk : agooonk,langganan digodain nak2 cewe XII IPS
12. Sella : sellasido,, nyanyi ga cetho,bengak-bengok( hehe)
13. Amel : Nyuti,Amalia Ukon, Sunda tulen
14. Belani : kaito, dawet-dawet, “tetangga”, sang akuntan, temennya Upik kalau crita Seon Duk
15. Novita : kyk org Jepang,putih bgt,kalo siang jd ga keliatan,,wkwkwk,ni jg jago akuntansi , temennya Belani n Upik kalau crita Seon Duk
16. Ismi : calon psikolog ,soulmate-nya Tiche
17. Tika : tika tice’,soulmate-nya Ismi,,calon psikolog juga,lagu2 kesukaannya rock!!!
18. Daya : dag..dig..dug..duer..DAYA! daya jayus,mambu!!!kriuk2! mantan kang Sena
19. Hendra : hendra akit, hacker,soulmate-nya marzha tweedoo
20. Lisa : Lisa lisye,jauh2 merantau dr Sanden n berhasil jd juara kelas
21. Win : Wina Amalia Sholeha,terbukti telah berubah mjd cewe n jd bintang sampul buku!! wkwk.,kentank,kentank…
22. Galuh : kemayune puol,wkwk ( becanda luh ),calon pengusaha mie ayam, penyuka sinetron2 Indosiar
23. Dea Wrezt : baik hati,ramah,tidak sombong,rajin menabung, rajin berdoa,rajin menolong( tapi boonk )
24. Rake : master Geografi,
25. Ria : Ria nyempluk,,

Dua puluh lima personil IPS itulah harus yang berjuang mengharumkan nama SMA 1 Yogyakarta di UAN 2010 untuk program IPS. Penentuan ranking sekolah untuk UAN Program IPS ada di tangan kami berdua puluh lima. Kami harus bisa menyabet kembali gelar ranking satu UAN IPS tingkat DIY. Ya , semoga saja perjuangan kami dalam menuntut ilmu selama ini, dapat menjawab harapan kami tersebut. Untuk teman-teman IPS,ayo buktikan kalau kita bisa menyabet gelar ranking satu UAN IPS lagi. Mari kita kepakkan perjuangan dan doa kita untuk mewujudkan harapan itu.

October 20, 2009

3 Pilihanku Top Banget!!!

Filed under: Uncategorized — mardewrezt @ 11:20 pm

Di era globalisasi ini dituntut adanya perkembangan teknologi untuk menunjang segala aspek kehidupan. Begitu juga dalam bidang komunikasi, harus senantiasa mengikuti dinamika perkembangan zaman. Maka dari itu, aku memilih kartu 3 untuk menunjang komunikasiku sehari-hari.

Awalnya aku masih ragu-ragu untuk menggunakan kartu 3, karena usia 3 yang masih seumur jagung jika dibandingkan sama kartu yang lain membuatku ga yakin kalau kualitas kartu 3 bisa diacungi jempol.

Namun setelah aku menguak informasi lebih dalam tentang kartu 3 sama temanku yang sudah menggunakan kartu 3, aku menjadi mantap untuk jadi pelanggan tetap kartu 3. Dan ternyata, apa yang dituturkan sama temanku tentang pengalaman indahnya selama memakai kartu 3 memang benar. Aku merasa ga kecewa sama layanan yang diberikan 3. Bayangkan !!! Tarif per smsnya ke semua operator hanya Rp 75,00 dan jika kita mengisi ulang minimal Rp 10.000,00 kita dapat mengirim sms sepuasnya ke semua operator selama sehari penuh setelah mengirim 5 sms ke semua operator. Ga salah kan, kalau pelanggan 3 dapat dengan segila hati melancarkan sms ke banyak orang.

Eits, namun ga hanya biaya smsnya saja yang murah. Kalau kita ga terbiasa sms, telpon pun juga ga jadi masalah. Karena biaya telepon kartu 3 ga bikin pulsa sekarat. Biaya telepon kartu 3 ke sesama 3 adalah.

Kartu 3 juga terus mengikuti perkembangan zaman. Kini disaat orang-orang menggunakan handphone ( HP ) untuk menjelajahi dunia internet, 3 memberikan program yang benar-benar menggila! Hanya dengan mengisi pulsa minimal Rp 10.000,00 kita mendapat bonus internetan sampai 1 MB/hari. Keren kan!!! Jadi seru kan kalau kita mau chatting, browsing facebook, friendster, google, dan lain-lain lewat HP kapanpun dan dimanapun. Tentu kita ga akan ketinggalan zaman dan ga akan mati gaya. Dan yang paling menggila dari program terbaru 3 adalah kita dapat online facebook lewat sms di HP kita sepuasnya hanya cukup  merogoh kocek RP 5.000,00 per bulan dengan setting “ mobile setting “ di www.facebook.com. Tentu ini menjadi penarik tersendiri bagi pecandu facebook yang kini ga terhitung jumlahnya.

Meskipun kartu yang lain terus melakukan perang tarif dengan menawarkan biaya yang “ katanya “ paling murah, tapi tarif kartu 3 tetap nomor satu berada di peringkat tarif murah. Bagaimana tidak? Hanya dengan mengirim sms lima kali ( biaya per sms Rp 75,00 ) kita dapat mengirim sms sepuasnya seharian penuh, itu kalau mengisi ulang pulsa minimal Rp 10.000,00. Itu berarti dalam sehari kita hanya mengeluarkan pulsa Rp 325,00, namun sms yang kita keluarkan…….ratusan!!!wow!!!.Keren ga ? Dan jika kita juga mengisi ulang minimal Rp 10.000,00 kita dapat gratis internetan sampai 1 MB / hari.

Nah, sekarang sudah terbukti kan kalau tarif kartu memang yang terdepan murahnya. Jadi kalian ga akan ragu-ragu kan buat menggunakan kartu 3 untuk komunikasi sehari-hari?

Pengembaraan Desember Tradisional 2008

Filed under: SCout Teladan — mardewrezt @ 11:18 pm

Indonesia membutuhkan generasi muda yang mampu membuat bangsa Indonesia menuju gerbang kemakmuran dan kemajuan. Untuk mewujudkan cita-cita dan angan-angan tersebut, para muda sebagai penerus bangsa yang akan menentukan nasib bangsa selanjutnya harus diberi sarana dalam mengembangkan minat serta bakatnya.

Oleh karena itu, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang 1205 Kota Yogyakarta dalam hal ini Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega mengadakan kegiatan PENGEMBARAAN DESEMBER TRADISIONAL XXXVII TAHUN 2008 RUTE PANGERAN MANGKUBUMI. Pengembaraan Desember Tradisional merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setahun sekali sejak tahun 1970 oleh Kwartir Cabang Kota Yogyakarta dalam hal ini Dewan Kerja Pramuka Penegak Pandega Kota Yogyakarta. Bentuk kegiatannya adalah dengan melakukan gerak jalan / long march selama 4 hari 3 malam ( dimulai dari tanggal 26 Desember 2008 sampai dengan tanggal 29 Desember 2009 ) menelusuri rute yang telah ditentukan dan bermalam di basecamp-basecamp yang telah disediakan. PDT tahun ini mengambil Rute Pangeran Mangkubumi yang melewati Monumen Jogja Kembali-Turi-Cangkringan-Kalasan-Brebah-Balai Kota, dengan pembukaan di Monumen Jogja Kembali dan penutupan di Balaikota Yogyakarta. Menurut rencana upacara pembukaan yang dilaksanakan di Monumen Jogja Kembali akan dibuka oleh Sri Paduka Paku Alam IX. Kegiatan ini melibatkan Pramuka ditingkat SMA/SMK/MAN dan Perguruan Tinggi se-DIY. Satu tim perjalanan terdiri dari 4 – 8 orang.

Sebelum PDT dimulai, diadakan berbagai macam perlombaan yang diharapkan dapat mengasah bakat dan talenta anggota PDT. Perlombaan yang diadakan antara lain Lomba Asah Terampil, Lomba Ketrampilan Pramuka, Lomba Pertolongan Pertama, Festival Kesenian Rakyat, Lomba Baris-berbaris dan Lmmba Jurnalistik. Rangkaian perlombaan tersebut dimulai pada awal bulan Desember 2008 hingga tanggal 21 Desember 2008.

Selama berlangsungnya PDT , disuguhkan berbagai acara pada saat peserta beristirahat di perjalanan agar dapat menghapus rasa letih dan capek para peserta. Acara tersebut antara lain final lomba asah terampil ( hari pertama ), bakti sosial dan final pentas kesenian rakyat ( hari kedua ), nonton film bareng ( hari ketiga ) dan pembagian piala pemenang lomba di hari terakhir.

Diharapkan dengan diadakannya kegiatan ini akan memberi banyak manfaat bagi para pesertanya antara lain menumbuhkan semangat cinta budaya bangsa kepada generasi muda dalam hal ini Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, mempertebal semangat patriotisme, disiplin, meningkatkan daya kreasi dan kecerdasan, dan mengembangkan kepemimpinan serta ketrampilan yang bermanfaat bagi dirinya sendiri maupun masyarakat.

Extracuriculer

Filed under: English Corner — mardewrezt @ 11:17 pm

Some school in all around this world, usually have an extracuriculer. Extracuriculer is an additional facilities in the school that can sharpen our talent and our hobbies. We can choose our extracuriculer according our talent and our hobbies such as journalism, nature lovers, theatre, scout, science club and many others. With join at extracuriculer, we can meet with the people who have same hobbies and talent with us. Extracuriculer have the own place where at there we can meet with another member in our extracuriculer, we can gather, we can our activities at extracuriculer, etc. Extracuriculer is hold after school. Usually, after school the students go to their extracuriculer as soon as possible. They do activities in their extracuriculer. In extracuriculer, we also learn about leadership and organization.

Extracuriculer give us some benefit if we active in all of the activities, such as

can sharpen our talent and our hobbies, because extracuriculer is the right facilities to sharpen our talent. We can meet with the people who have same hobbies and talent with us, so we can learn about our talent with our friends. Beside that, our activities in the extracuriculer help us to sharpen our talent. Not only that, in extracuriculer we can learn about leadership and organization. The organization in extracuriculer learn us how to speak in the public, how to manage the time well, how to lead and many more. If we have a good leadership it will help us to get job in the future, because this world need a person who have a good leadership,  who can lead, who have a good public speaking, etc. In extracuriculer, we can get many friends and get many sweet experiences.

Although extracuriculer get us some benefit, it also have negative influence. Extracuriculer can disturb our study if we can’t divide time between our extracuriculer and our school well. The activities at extracuriculer usually finish at evening, so it will make us so tired and we can sick.

However, extracuriculer give us benefit and isn’t give negative influence if we can divide time between our extracuriculer and our school well. We must do our school task previously because school task is our major task at school to reach the bright future.

Susunan Kabinet 2009-2014

Filed under: Politik — mardewrezt @ 11:15 pm

1. Menko Politik, Hukum, dan Keamanan: Marsekal TNI Purn Djoko Suyanto
2. Menko Perekonomian: Hatta Rajasa
3. Menko Kesra: Agung Laksono
4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
5. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
6. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
7. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
8. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Patrialis Akbar
9. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
10. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Darwin Zahedy Saleh
11. Menteri Perindustrian: MS Hidayat
12. Menteri Perdagangan: Mari Elka Pangestu
13. Menteri Pertanian: Suswono
14. Menteri Negara Urusan Koperasi dan UKM: Syarif Hasan
15. Menteri Perhubungan: Freddy Numberi
16. Menteri Kelautan dan Perikanan: Fadel Muhammad
17. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
18. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
19. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Setyaningsih
20. Menteri Pendidikan Nasional: M Nuh
21. Menteri Agama: Suryadharma Ali
22. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Jero Wacik
23. Menneg Riset dan Teknologi: Suharna Surapranata
24. Menteri Sosial: Salim Assegaf Al’jufrie
25. Menneg Lingkungan Hidup: Gusti Moh Hatta
26. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan
27. Menneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar
28. Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara: E.E. Mangindaan
29. Menneg Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faisal Zaini
30. Menneg PPN/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana
31. Menneg BUMN: Mustafa Abubakar
32. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
33. Menneg Perumahan Rakyat: Suharso Manoarfa
34. Menneg Pemuda dan Olahraga: Andi Mallarangeng

Pejabat Setingkat Menteri
Kepala BIN: Jenderal Pol Purn Sutanto
Kepala BKPM: Gita Wirjawan

SUMBANG SARAN UNTUK MENGATASI PERUBAHAN SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA

Filed under: Pendidikan — mardewrezt @ 11:10 pm

Dunia pendidikan di Indonesia saat ini baru menjadi sorotan yang cukup tajam baik oleh kalangan pendidik, siswa maupun masyarakat pada umumnya.Pembicaraan bukan pada sisi positifnya melainkan cenderung ke hal-hal yang bersifat negatif. Carut-marutnya dunia pendidikan di Indonesia menghiasi  berbagai masmedia baik cetak maupun elektronik.

Sistem pendidikan di  bumi tercinta ini memang belum stabil yang ditandai dengan munculnya kekacauan sistem yang berlaku selanjutnya berimbas pada ketidakberhasilan siswa dalam perolehan hasil akhir lewat jalur formal .Hari ini Unas Paket A dan B Digelar, 60% Peserta dari Pendidikan Formal. ( Kedaulatan Rakyat ,Selasa Wage 26 Juni 2007 ).  Dari data ini menunjukkan bahwa siswa yang gagal dalam menempuh Unas secara formal cukup banyak.Ketidakberhasilan ini pasti aka menambah parahnya situasi yang memang sudah kacau sebelumnya.

Mengapa hal ini bisa terjadi?

Marilah kita tengok kembali apakah sebenarnya maksud pendidikan itu sendiri. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi kedua , pendidikan adalah proses  pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran  dan latihan, proses, perbuatan, cara mendidik. Selanjutnya untuk mendewasakan manusia muda membutuhkan cara yang sesuai dan untuk memperoleh hasil yang maksimal , dibutuhkan  kerja sama dari berbagai pihak. Sedangkan kurikulum itu sendiri adalah kerangka  sebagai wadah yang dipakai sebagai acuan oleh para pelaku  pendidikan untuk memudahkan dan menyeragamkan hal-hal yang akan dicapai. Kurikulum menjadi pedoman kea rah mana  pendidkan akan dibawa.

Dalam perjalanan ternyata kurikulum mudah sekali berubah. Komentar yang  sering terdengar berkaitan dengan hal itu , “ Ah, biasa , ganti menteri ya ganti kebijakan alias ganti kurikulum.”

Perubahan ini semula dilakukan dengan alasan  memperbaiki sistem pendidikan dan meningkatkan  kualitas sumber daya  manusia . Namun kenyataannya pergantian kurikulum kurang memberikan perubahan seperti yang diharapkan , bahkan terkesan kurang dipersiapkan secara matang sehingga terjadi kekacauan. Hal ini bias kita lihat dari para guru yang secara tidak sadar berkeluh kesah kepada siswa tentang  kebingungannya menyikapi kurikulum baru .

Kita sebagai siswa yang dijadikan objek dalam pendidikan hanya bisa  bertanya-tanya, “ Apa sebenarnya maksud pergantian kurikulum ini ?” Yang bisa kita rasakan adalah semakin repot dan tentu saja  yang lebih pusing adalah  para guru kita.. Belum selesai mencermati kurikulum yang baru saja berlaku tiba-tiba harus ganti dengan yang baru. Seperti yang kita  ketahui sekarang ini , para guru baru saja mencoba  mengakrabi  Kurikulum Berbasis Kompetensi ( KBK ) bahkan belum bisa menemukan  solusi yang tepat untuk menyikapi  pelaksanaan ujian yang memunculkan  beberapa  protes yang banyak dimuat di  beberapa  waktu  yang lalu , tiba-tiba ada instruksi bahwa  setiap sekolah wajib  dan harus menerapkan  Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan  ( KTSP )  yang terkesan  terburu-buru.  Munculnya KTSP ini pun tak urung menuai banyak pro dan kontra.

Perubahan ini dilakukan  dengan harapan mengejar ketertinggalan dengan Negara lain.  Dengan adanya globalisasi mampu membuka cakrawala berpikir masyarakat secara global . Apa yang terjadi di luar negeri dan dianggap baik bisa memberi aspirasi kepada sementara masyarakat kita untuk menerapkan di Negara kita  ( Suprapto, 2005)

Padahal sebenarnya  kita bisa menempuh debgan cara lain yang lebih arif. Frans Magnis Suseno seorang tokoh pendidikan  berpendapat bahwa ,Pendidikan  bukan semata soal “policy”. Pendidikan adalah sebuah keberanian untuk takut, kita harus berani untuk melakukan jalan lain . Masalah pendidikan yang ada di Indonesia cukup berlimpah, tapi perlu segera dibenahi dan yang paling penting adalah sektor pendidikan dasar 9 tahun bisa dinikmati  semua bangsa  dan tujuan pendidikan perlu ditinjau kembali.(Magnis, 2006)

Pro kontra  adanya  perubahan sistem pendidikan  sulit untuk diberikan jalan tengah., terbukti dengan terus adanya perubahan yang  relatif cepat.

Sampai sekarang ini Indonesia sudah mengalami perubahan  sebanyak delapan kali , pertama tahun l947 kemudian  tahun l952, tahun l968  dilanjutkan tahun l975, tahun l984, tahun l994 selanjutnya kurikulum 2004 dan dilanjutkan  Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.(Drs.Sudaryono, 2006 )

Dengan kurikulum yang terakhir ini harapannya semua sekolah harus mengembangkan kurikulum masiong-masing. Menurut para guru ,  beliau  diberi  kebebasan  mengembangkan  sendiri-sendiri sesuai  dengan karakteristik daerah, lingkungan dan kondisi siswanya.

Menyikapi hal ini T.Riyanto  dalam buku Pembelajaran sebagai Proses Bimbingan Pribadi  memberi solusi :Akan lebih senang jika pembelajaran memiliki ciri bertujuan mengembangkan daya imajinasi  dan mengembangkan  ketrampilan berkomunikasi, mengembangkan perasaan seseorang untuk menghadapi  realitas kehidupan. ( T.Riyanto, 2002 )

Dengan cara yang diberikan oleh Riyanto di atas harapannya  kurikulum tidak lagi  mudah berubah karena  guru bisa bebas berkreasi , mengembangkan  wiri sesuai profesi . Sebaliknya siswa  yang menerima beban kurikulum  tidak merasa tertekan  dan kadang  merasa kasihan jika mendengarkan  keluh kesahnya guru – guru  dalam melaksanakan tugas dan yang paling berat adalah  dalam penentuan kelulusan.

Memang  sistem pendidikan  di  negara kita  belum stabil, perubahan terus mengikuti seiring dengan bergantinya  kepemimpinan , seolah-olah  mengikuti selera pemimpinnya.  Meski  semua itu  belum tampak adanya  perubaha ke  arah yang lebih  maju.

Tentu saja hal ini membutuhkan penanganan yang serius  dari para pelaksana pendidikan . Seterusnya kita para pelajar  sudah semestinya  ikut ambil bagian dalam mewujudkan sistem pendidikan yang mantap  dengan cara rajin belajar,  kritis  untuk memecahkan permasalahan  dan siap  melaksanakan tugas dalam  menghadapi tantangan zaman.

Sebaiknya kita tidak perlu risau  sebab  justru akan menjadikan  diri kita ogah-ogahan  tak punya semangat  yang akan membuat pola pikir pelajar terbelenggu  dengan suasana yang serba semu. Begitu pula para guru bisa bebas  mengembangkan kreasinya  tanpa dibebani  urusan  perubahan kurikulum  dan  pendidikan di Indonesia  menjadi  lebih cerah.. Semoga !

Redupnya Lagu Anak-anak dari Blantika Musik

Filed under: SOSIAL, Uncategorized — mardewrezt @ 11:07 pm

“ Aku adalah anak gembala, selalu riang serta gembira. Karena senang bekerja, tak pernah malas atau pun lengah. Lalalalalala “

Sepenggal lagu di atas adalah lagu berjudul Anak Gembala yang ditembangkan oleh mantan artis cilik yang kini tengah beranjak remaja bernama Tasya. Semasa aku kecil hingga aku duduk di bangku kelas  6 SD, lagu tersebut selalu kudendangkan setiap liburan sekolah tiba. Dengan riang gembira, kunyanyikan lagu anak-anak tersebut bersama kawan-kawan yang lain.

Tak hanya lagu anak-anak milik Tasya saja yang menghiasi masa-masa kecilku waktu itu. Dulu, aku juga suka menyanyikan lagu-lagunya Joshua seperti Air, Cita-citaku dan lain-lain. Juga ada penyanyi cilik Boboho yang membuat aku gemas lantaran tubuhnya yang tambun, pipinya yang chubby, kepalanya yang botak dan kaca matanya yag bulat. Sungguh indah nan menyenangkan masa kecilku dulu.

Namun, aku sering mengeluskan dada mengetahui apa yang terjadi dengan dunia kanak-kanak kini. Jangankan mempunyai idola penyanyi-penyanyi cilik, anak-anak zaman sekarang saja jarang yang menyanyikan lagu anak-anak. Faktor utama penyebab terjadinya hal itu karena sedikitnya kaderisasi penyanyi cilik setelah  Tasya, Joshua, Chikita Meidy dan kawan-kawan berkarya. Bisa dihitung dengan jari jumlah penyanyi cilik yang mewarnai dunia musik Indonesia saat ini. Selain itu, kini penyanyi cilik juga kurang mendapat perhatian. Padahal dulu, deretan nama-nama penyanyi cilik seperti Joshua, Tasya, Sherina , Nikita selalu menghiasi media cetak dan media elektronik negeri ini. Ya, kini mereka sudah beranjak remaja dan sudah meninggalkan dunia lagu anak-anak yang melambungkan nama mereka dan blantika musik Indonesia

Kini, blantika musik Indonesia diwarnai dengan lagu-lagu sasaran remaja dan dewasa yang notabene bertema percintaan. Tak sedikit dari mereka yang menyanyikan lagu-lagu bertemakan percintaan tersebut karena sudah tidak ada lagi penyanyi anak-anak yang bisa ditiru nyanyian dan juga gayanya. Lagu-lagu percintaan dan musisi yang menyanyikannya memberi banyak  pengaruh negatif pada anak-anak. Anak-anak menjadi termotivasi untuk merasakan yang namanya pacaran seperti yang diungkapkan di lagu-lagu percintaan tersebut. Jangan heran jika kini sering kita temui anak kecil yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar sudah sering gonta-ganti pacar. Anak kecil sudah mengenal istilah “ patah hati “, istilah “ jatuh cinta “ atau istilah “ putus cinta “. Banyak juga dari mereka yang tidak merasakan indahnya masa-masa kecil karena aktivitas mereka digantikan oleh aktivitas yang sering dilakukan oleh remaja dan dewasa seperti pergi bersama pacar, nonton bersama pacar dan lain-lain.

Tak hanya itu, didominasinya musisi remaja dan dewasa  dalam blantika musik Indonesia juga berpengaruh dalam penampilan yang diterapkan anak-anak. Musisi remaja atau dewasa yang sering berpenampilan metal, berpenampilan rapper atau berpenampilan seksi ternyata banyak ditiru juga oleh anak-anak. Penyanyi metal yang sering memakai rantai di pinggangnya atau memasang perching di lidahnya rupanya menarik perhatian anak-anak juga. Begitu juga dengan musisi perempuan yang kerap mengenakan pakaian seksi membuat anak-anak berani mencobanya juga.

Orang tua manakah yang tidak resah dengan adanya perubahan-perubahan negatif pada anak-anaknya seperti yang telah diungkapkan di atas ? Tentu tidak ada kan. Maka dari itu, sebelum hal-hal yang tidak diharapkan di atas terjadi, harus ada bimbingan ekstra berbagai pihak terutama yang terkait langsung dengan anak-anak seperti keluarga dan guru di sekolah.

Keluarga anak-anak tersebut merupakan guru pertama  dan yang paling utama karena merekalah yang selalu berkomunikasi  dengan mereka. Keluarga harus memberikan proteksi ekstra pada anak-anaknya. Seperti contohnya, mengajari anak-anak mereka dengan lagu anak-anak seperti Pelangi, Naik-naik ke Puncak Gunung, Cicak di Dinding, atau juga bisa diajarkan lagu anak-anak milik mantan penyanyi cilik seperti Anak Gembala ( Tasya ), Air ( Joshua ), dan…… . Orang tua juga harus senantiasa memperhatikan tingkah laku anak-anaknya. Jangan sampai anak-anak meniru percintaan seperti  pada lagu-lagu percintaan, Bergaul dan berpacaran boleh saja asal ingat batasannya karena mereka masih kecil. Begitu juga dengan para guru di sekolah , mereka juga harus mengajarkan pada anak didiknya lagu anak-anak dan menanamkan pada mereka moral yang benar.

Selain itu, produser musik juga harus mengembangkan penyanyi-penyanyi cilik dengan lagu-lagu yang khas anak-anak. Dengan gencarnya mengekspos musisi anak-anak beserta lagu anak-anaknya tentu akan mendapat respon positif dari masyarakat, terutama dari para orang tua karena mereka senang ada lagu yang pantas dinyanyikan anak-anak mereka.

Ya, kita berdoa saja agar lekas ada penyanyi-penyanyi cilik dengan membawakan lagu anak-anak. Tentu anak-anak juga akan merasa senang karena dapat menyanyikan lagu anak-anak yang sesuai dengan umur mereka dan mereka pun dapat menikmati masa-masa indah mereka di kala kecil.

October 19, 2009

Rohkat,Persemanyaman Indahku di Teladan

Filed under: ROHKAT Teladan — mardewrezt @ 11:25 pm

Roh Kudus senantiasa memberkati umat-Nya di seluruh penjuru dunia. Begitu juga dengan gembala-gembala Tuhan di SMA N 1 Yogyakarta yang selalu mendapat limpahan berkat dari-Nya. Wadah anak-anak Katholik di kampus cemara Teladan ini bernama Rohkat ( Rohani Katholik ).

Oh, betapa riang dan tentramnya hati ini ketika memoriku otakku mengenang masa dimana pertama kali kupijakkan kakiku di sebuah ruangan kecil yaitu ruang Rohkat. Kujabat erat tangan sahabat-sahabat Rohkat ketika perkenalan dengan mereka. Dan, hingga detik ini pun tali solidaritas dan persaudaraan diantara kami tidak terputus.

Hanya kepada Tuhan, aku dan sahabat-sahabat Rohkat lainnya memuji dan memuliakan nama-Nya. Di Rohkat aku merasakan aura kebahagiaan ketika diadakan berbagai macam kegiatan yang menarik, antara lain Misa di Gereja Kotabaru setiap Jumat pertama, Misa di Gereja Kemetiran, Natal bersama, malam keakraban, bakti sosial, ziarah ,Paskah bersama, Misa Kampus, Bulan Kitab Suci ( BKS ), Gladi Rohani dan masih banyak kegiatan seru lainnya.

Kegiatan-kegiatan di Rohkat selalu membuatku tersadar betapa besar dan agung kuasa dari-Nya. Kebesaran-Nya selalu hadir di setiap kegiatan. Dan melalui kegiatan-kegiatan itu pula, persaudaraan di Rohkat dapat terjalin dengan indah.

Aku tidak pernah bosan mengunjungi ruang Rohkat. Walaupun ruangannya berukuran mini tapi Rohkat adalah tempat dimana para gembala Tuhan di SMA 1 Yogyakarta dapat berkumpul bersama untuk bersenda gurau, bercerita , dan memuliakan nama Tuhan. Pokoknya, apa yang dirasakan oleh anak-anak Rohkat bisa dibagi di Rohkat.

Tak hanya cinta, kebersamaan, dan solidaritas yang bisa kurasakan disini. Namun hal yang paling indah yang kudapatkan di Rohkat adalah kekeluargaan. Semua anak-anak Rohkat sudah aku anggap sebagai keluargaku sendiri. Segala suka dan duka kami rasakan bersama keluarga besar Rohkat. Rohkat, kan selalu terkenang di benakku dan kan slalu kukenang.

Pengalaman Tergilaku

Filed under: About Me, My Experiences — mardewrezt @ 11:24 pm

Waktu aku masih duduk di bangku kelas X SMA, aku mengikuti mata pelajaran bahasa asing Jepang. Ketika Sensei Wulan memberitahukan pada murid-murid bahwa ada Pekan Budaya Jepang se-DIY di SMA Stece, aku langsung tertarik mengikutinya. Namun, aku bingung harus ikut lomba apa di Pekan Budaya Jepang itu. Lomba yang disediakan antara lain Lomba Menulis Hiragana Katakana, Lomba Pidato Bahasa Jepang, Lomba Karaoke Jepang, Lomba Kreasi Manga dan Lomba Costplay. Aku menyadari kalau aku tidak mempunyai talenta yang terasah dalam bidang penulisan huruf Jepang, penggunaan bahasa Jepang, apalagi membuat manga. Kalau hanya menggambar dua gunung dengan matahari di tengahnya sich aku bisa ^_^………Akhirnya kuputuskan untuk mengikuti Lomba Costplay. Dan kuputar-putar otakku kira-kira peran apa yang pantas kumainkan. Ahaa!!! Ide brilian pun keluar di otakku!!!Aku akan memainkan peran sebagai hantu Jepang SADAKO!!! Dengan bermodal rambut panjang, muka seram dan kepercayaan diri, kudaftarkan diriku dengan peran SADAKO pada panitia pelaksananya.

Otakku kembali berputar untuk menentukan aksesoris dan gaya-gaya yang dipertunjukkan saat lomba. Karena aku malas membeli atau menjahit jubah putih untuk kostumnya, awalnya aku ingin memakai selimut…..Tapi, setelah kupikir panjang, kok kayak ga modal sama sekali kalau pakai selimut….Lantas, ibuku merekomendasikanku agar meminjam jubah putih gereja untuk kostumnya. Ya udah deh,kupinjam jubah putih milik gereja.

Akhirnya hari yang dinantikan pun tiba. Minggu pagi yang cerah tanggal 2 Maret 2008, ku segera bergegas menuju kampus SMA Stella Duce I. Tak lupa aku membawa jubah putih dan perlengkapan make up. Sesampainya disana, aku langsung didandani oleh perias pribadiku yaitu sang ibundaku tercinta. Pertama, kukenakan kostum utamanya yaitu jubah putih panjang hingga menutupi semua badanku. Mukaku dibedaki hingga putih banget dan diriasi dengan maskara untuk menimbulkan kesan mistik. Kemudian,ibuku mewarnai jubah putihku dengan lipstick sebagai simbol darah.

Namun, awalnya aku sempat minder dengan pesaing-pesaingku. Karena sepertinya mereka sudah tampak matang persiapannya, mereka sangat total dalam bernampilan. Kebanyakan peserta costplay sudah latihan selama berhari-hari dan menjahitkan baju untuk kostumnya. Sedangkan aku??? Aku baru latihan sehari sebelumnya dengan diarahkan ibuku dan kostumnya pun aku cuma pinjam T.T….But, the show must go on!!!! Dengan dukungan dari keluargaku, Sensei Wulan serta teman-temanku seperjuangan dari SMA 1 yang mengikuti lomba Hiragana Katakana dan lomba pidato Jepang ( Nurina Umy, Karunia Agustantini, Risa Uki dan Mbak Meysa ) , aku jadi termotivasi untuk terus maju dan semangat.

Aku mendapat urutan nomor 5. Dan ketika namaku dipanggil untuk tampil di panggung, aku segera keluar dari backstage menuju panggil dengan berjalan ngesot. Dengan seluruh rambut disisiri di depan muka hingga menutupi mukaku, aku berjalan ngesot-ngesot di panggung. Kemudian tanganku terlengtang ke depan, dan aku berjalan mundur. Betapa malunya aku kala itu. Seluruh penonton tertawa melihat aksiku. Rasanya aku ingin segera turun dari panggung

Dan ternyata hasil lombanya tidak terlalu mengecewakan. Aku mendapat urutan juara yang lumayan lah…….hehehehe…Tapi, pengalaman gila ini akan selalu kukenang di memori otakku. Aku berjanji akan menceritakan pengalaman gila ini ke anak,cucu dan suamiku. Aku akan memastikan mereka bahwa mereka mempunyai nenek, ibu dan istri yang bernama Maria Dea Wrestiningtyas yang pernah ditertawakan oleh banyak orang karena aksinya sebagai SADAKO!!!!!

Terima Kasih Kepadamu

Filed under: SMA 1 Yk, SOSOK — mardewrezt @ 11:23 pm

“ Trima kasihku ku ucapkan, pada guruku yang tulus. Ilmu yang berguna slalu dilimpahkan,untuk bekalku nanti….”

Cuplikan lagu berjudul Trimakasihku di atas tentu sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Lagu tersebut lazimnya dipersembahkan untuk para guru yang telah banyak mengabdi bagi murid didiknya. Dan saat ini, lagu tersebut layak dipersembahkan untuk salah satu guru SMA N 1 YK yang akan segera meningggalkan bumi Teladan karena pindah tugas di SMA N 6 Yogyakarta, yaitu Bu Ririn Wahyu Priyanti, pengampu pelajaran Sosiologi.

Dua tahun lebih sudah beliau mengabdi di SMA 1 YK. Guru yang akrab disapa Bu Ririn ini kerap membuka pelajaran dengan melontarkan sebuah pertanyaan untuk murid-murid di kelas. Pertanyaan tersebut sangat singkat namun mampu memotivasi kami murid-muridnya. “ Anak-anak, apakah kalian pintar ? “, tanyanya pada murid-murid sekelas. Lantas murid-murid sekelas pun menjawab ,” kami pintar bu.” ….hehehhe…Bu Ririn pun bertanya untuk kedua kalinya. “ Seberapa pintarkah kalian ?”. “ Sangat pintar,” jawab murid-murid. “ Apakah cita-cita kalian setelah lulus SMA ? “tanyanya beliau untuk yang terakhir. “ Kami akan belajar di perguruan tinggi terbaik bu, “ jawab murid-murid sekelas kompak. Tanya jawab nan akrab antara guru dan murid tersebutlah yang selalu terngiang di benakku. Beliau juga senantiasa membimbing serta mendidik murid-murid dengan sabar dan lembut.

Terima kasih atas jasa-jasamu Bu Ririn. Jasa-jasamu akan slalu terkenang bagi anak-anak SMA 1 YK.

Older Posts »

Blog at WordPress.com.